Monday, April 16, 2012

MODAL, SARANA dan BERKAT TUHAN


Setelah tiba waktunya, Abraham mewariskan kekayaannya pada putranya, Ishak. Maka Ishak menjadi menjadi kaya di usia muda. Dan bila ia hendak memulai sebuah bisnis atau investasi, ia telah memiliki segala sesuatu yang dibutuhkan. Ishak memiliki modal yang lebih dari cukup, ia juga memiliki fasilitas/sarana yang memadai. 

Kejadian 25:5, "Abraham memberikan segala harta miliknya kepada Ishak, ..."

Walau demikian, investasi dahsyat yang Ishak alami (Kejadian 26:12,13) tidak semata-mata disebabkan oleh fasilitas dan sarana miliknya. Alkitab menyebutkan, berkat Tuhan-lah penyebabnya (keberhasilan investasi yang supranatural).

"Berkat Tuhan telah memberikan hasil investasi (tuaian) yang berlipat ganda secara luarbiasa kepada Ishak"

Kejadian 1:28, Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, ..."

Ketika Tuhan menciptakan manusia, tentu saja Tuhan memperlengkapi mereka dengan alat reproduksi, sehingga bisa menghasilkan keturunan. Tapi anehnya, walau demikian Tuhan masih merasa perlu memberkati manusia agar mereka dapat beranakcucu dan bertambah banyak. Itu artinya, sekalipun manusia memiliki alat reproduksi, kemampuan mereka untuk memenuhi bumi dengan keturunan mereka sangat terbatas. Tanpa berkat Tuhan, mustahil manusia bisa beranakcucu dan bertambah banyak memenuhi bumi. 

alat reproduksi + berkat Tuhan = beranakcucu dan bertambah banyak

Hal/prinsip yang sama juga berlaku dalam dunia usaha. Modal, fasilitas/sarana juga keahlian yang memadai bukanlah unsur utama untuk memperoleh hasil yang berlimpah. Kepada modal, fasilitas/sarana dan keahlian tersebut haruslah ditambahkan berkat Tuhan. Perhatikan ayat berikut:

Amsal 10:22, "Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya."

Berkat Tuhan adalah sesuatu dari Tuhan yang memberikan keberhasilan, keberhasilan yang berlipat ganda.

modal, fasilitas/sarana dan keahlian + berkat Tuhan = keberhasilan yang berlipat ganda    
BACA JUGA: 
KUNCI ANUGERAHPINJAMAN ONLINE LANGSUNG CAIRDOMPET MENGERING

0 comments:

Post a Comment

Salah satu pesan Tuhan bagi para pengusaha kristen di tahun 2014 adalah: jangan memulai / membangun sebuah bisnis bila Tuhan tidak menghendakinya. Nampaknya sebuah pesan yang tidak masuk akal ... bukannya kalau seseorang memang telah terpanggil menjadi pengusaha, maka ia bisa memulai usaha apa saja dan kapan saja ...??


Ibarat rumah yang tadinya berdiri dengan megah juga kokoh, begitulah tadinya bisnis banyak pengusaha Kristen. Namun setelah 'banjir & badai' krisis ekonomi & keuangan melanda, rubuhlah 'rumah' bisnis mereka. Dan salah satu penyebabnya adalah karena kurangnya pengetahuan Firman mereka tentang hal berbisnis.


Setelah tiba waktunya, Abraham mewariskan kekayaannya pada putranya, Ishak. Maka Ishak menjadi menjadi kaya di usia muda. Dan bila ia hendak memulai sebuah bisnis atau investasi, ia telah memiliki segala sesuatu yang dibutuhkan. Ishak memiliki modal yang lebih dari cukup, ia juga memiliki fasilitas/sarana yang memadai.


Setelah menaburkan benihnya, di tahun yang sama dengan ia menabur, Ishak putra Abraham menuai hasil yang sangat spektakuler, yaitu seratus kali lipat. Dan bila Ishak seorang investor, pastilah ia akan mengejutkan juga membuat iri para investor lain. Bahkan beberapa waktu kemudian Ishak pun berkembang...



Beberapa waktu belakangan ini makin banyak saja pengusaha Kristen yang mengalami kemunduran dan keruntuhan usaha (bisnis). Bahkan beberapa dari mereka telah makin dibelenggu oleh hutang. Di sisi lain, pekerjaan iblis dan setan-setan telah mengalami peningkatan dan percepatan di seluruh dunia.


IBX5A5ED72CBC907
grup FB >> HIKMAT AKHIR ZAMAN